Perbedaan Jurnal dan Artikel

6 Likes Comment
perbedaan jurnal dan artikel

Apa perbedaan Jurnal dan Artikel?. Simak ulasanya secara lengkap berikut ini.

Bagi beberapa orang yang baru saja mendapatkan tugas untuk membuat jurnal dan artikel, perlu memahami tentang perbedaan keduanya.

Sepintas mungkin terlihat sama, namun terdapat perbedaan jurnal dan artikel baik dari isi maupun jenisnya.

Dalam pembuatan sebuah karya tulis, sering disertakan referensi penelitian dari jurnal maupun artikel. Meskipun keduanya sama-sama berupa tulisan, namun pada dasarnya ada perbedaan yang cukup mencolok.

Pahami dahulu hal yang membedakan sebelum menggunakannya sebagai acuan penelitian.

Baca Juga: Pembahasan Lengkap tentang Jurnal Ilmiah

Perbedaan Jurnal dan Artikel

Terdapat sejumlah perbedaan antar jurnal dengan artikel untuk lebih jelasnya simak ulasannya berikut ini:

perbedaan jurnal dan artikel

1. Jurnal

Pertama, kamu perlu mengetahui dulu tentang apa itu jurnal. Berikut ini penjelasan tentang jurnal untuk kamu ketahui.

a. Pengertian Jurnal

perbedaan jurnal dan artiikel

Jurnal merupakan sebuah karya publikasi secara periodik yang isinya terdiri dari beberapa kumpulan artikel. Bisanya, kumpulan artikel ini terbit pada interval atau periode waktu tertentu secara berkala. Lama waktunya bisa satu bulan, tiga bulan, hingga satu tahun sekali.

Khusus untuk jurnal yang terbit atau keluarnya secara tahunan adalah jenis-jenis jurnal yang berkaitan dengan kasus tertentu atau sangat spesifik dalam suatu bidang ilmu.

Jurnal secara umum terkategorikan menjadi tiga jenis, yaitu jurnal populer, jurnal akademik, dan juga jurnal untuk profesi.

1. Jurnal Populer (Popular Journals)

Jurnal ini pada umumnya berisi tentang pendapat, fitur, serta potongan dari editorial, yang memberikan informasi serta bisa menghibur pembaca. Gaya bahasanya menggunakan gaya bahasa yang ringan dan mudah dimengerti.

Artikel pada jurnal ini tidak peer-review, serta berisi banyak ilustrasi, foto-foto glossy, namun juga terdapat banyak iklan. Selain itu pada jurnal ini juga terdapat bibliografi dan kutipan yang dirasa tidak umum. Contoh jurnal populer adalah Time, Vogue, Economist, dan lainnya.

2. Jurnal Akademik (Scholarly Journals)

Jurnal akademik ini sering juga kita kenal dengan sebutan jurnal wasit atau peer-review jurnal atau juga Jurnal Ilmiah. Definisi dari jurnal akademik ini adalah, sebuah majalah atau terbitan berkala yang berisi artikel yang mana artikel tersebut akan terbit secara periodik pada interval waktu tertentu. Bisa bulanan, 2 bulanan, 3 bulanan dan seterusnya.

Tujuan dari adanya jurnal akademik ini antara lain untuk menyebarluaskan suatu pengetahuan atau juga penelitian yang berhubungan dengan penemuan baru. Bisa juga berisi tentang kritik studi, ulasan, maupun semua hal yang berkaitan dengan temuan.

Scholarly journals ini memiliki ciri yang mudah kita lihat bahkan hanya dari judulnya saja. Misalnya terdapat kata “Journal”, “Triwulan”, “Review”, dan lainnya. Adapun contohnya adalah Publishing Research Quarterly, South African Journal of Science, dan lainnya.

3. Jurnal Profesi (Professional or Trade Journals)

Jurnal profesi ini ditujukan atau ditargetkan pada suatu profesi dan juga industri tertentu. Isi dari jurnal ini biasanya adalah berita terkini, saran praktis seputar produk, serta pendapat terkait produk.

Selain itu, jurnal profesi juga memberikan informasi kepada para pembaca tentang adanya peristiwa yang terjadi dalam dunia industri atau juga yang berhubungan dengan profesi. Artikel pada jurnal ini mungkin saja  berupa peer-review atau kutipan.

Anda bisa menemukan jurnal profesi ini secara mudah di berbagai media. Beberapa contoh professional of trade journals yang banyak dipergunakan antara lain Media Week, Advertising Age, Bookseller, serta banyak lagi.

2. Artikel

a. Pengertian Artikel

perbedaan jurnal dan artikel

Perbedaan jurnal dan artikel mungkin bisa kita pahamin dari definisi artikel ini. Pengertian dari artikel adalah sebuah karya tulis yang dibuat atau dirancang untuk bisa dimuat dalan suatu jurnal atau buku yang berisi kumpulan artikel.

Penulisan artikel ini harus berdasarkan tata cara ilmiah yang telah menjadi kesepakatan atau ketetapan yang harus kita ikuti dan laksanakan. Artikel tersusun dari hasil proses penelitian lapangan, hasil pemikiran, kajian pustaka, atau bisa juga dari hasil pengembangan suatu project.

Dalam aktivitas pada umumnya, artikel ini tebagi menjadi dua kelompok. Pembagian ini berdasarkan dari sisi sistematika penulisan serta dari sisi isinya atau konten nya. Pembagian artikel ini adalah article hasil penelitian dan artikel non penelitian.

1. Artikel Penelitian

Sesuai dengan namanya, artikel penelitian adalah artikel yang berisi tentang pembahasan ilmiah yang berkaitan dengan temuan, teknik, dan lainnya. Dalam artikel ini terdapat ciri-ciri khusus sehingga lebih mudah kita mengerti perbedaannya.

  • Artikel ilmiah berisi tentang hal-hal yang penting-penting saja. Contohnya adalah temuan penelitian, pembahasan dari hasil temuan penelitian, serta pengambilan kesimpulan.
  • Artikel penelitian ini disusun berdasarkan sistematika penulisan yang baku. Tulisan terdiri dari bagian dan juga sub bagian.

Selain adanya ciri-ciri tersebut, artikel penelitian juga memiliki prosedur yang sifatnya harus ditaati. Ada langkah-langkah yang bisa diikuti agar bisa menulis artikel sesuai dengan ketentuan.

  • Artikel ditulis sebelum pembahasan laporan teknik. Tujuannya adalah agar dapat memperoleh masukan.
  • Artikel juga dibuat setelah tersedianya laporan teknis.
  • Artikel jurnal merupakan satu-satunya tulisan yang dirancang untuk sebuah penelitian yang sifatnya swadana. Oleh karena itu dalam penulisannya tanpa menggunakan sistem abjad maupun sistem angka.

Sebagai salah satu karya tulis ilmiah, artikel ini harus kita buat atau susun dengan mengikuti sistematika dan kaidah penulisan yang ada. Susunan dalam penulisan artikel seperti Judul, Nama Penulis, Abstrak, Pendahuluan, Metode, Hasil, Pembahasan, hingga Kesimpulan dan Daftar Pustaka.

2. Artikel Non Penelitian

Sebenarnya untuk artikel non penelitian ini mengacu pada semua jenis artikel ilmiah yang tidak masuk dalam kategori laporan hasil dari sebuah penelitian. Artikel ini memiliki ketentuan yang tidak jauh berbeda dengan ketentuan penulisan karya yang lain.

Kaidah penulisannya mirip dengan penulisan makalah. Biasanya artikel ini memiliki panjang tidak lebih dari 20 halaman. Namun jumlah halaman ini bisa lebih sedikit jika untuk abstrak dan kata kunci tidak kita ikutsertakan.

Sistematika penulisan pada artikel non penelitian ini tidak menggunakan penomoran abjad dan angka. Artikel hanya berisi tentang hal-hal yang sifatnya esensial saja. Artikel non penelitian juga harus memuat beberapa unsur, seperti judul, nama penulis, dan unsur lainnya.

Kesimpulan

Jurnal maupun artikel menjadi salah satu acuan yang sering orang gunakan pada penulisan karya ilmiah. Perbedaan jurnal dan artikel juga bisa kita pahami dari uraian yang telah di sampaikan. sebelumnya. Pada dasarnya beberapa hal yang menjadi pembeda adalah sebagai berikut.

  • Kuantitas dari jurnal cukup banyak karena berisi tentang kumpulan artikel.
  • Jurnal berisi kumpulan artikel tentang beberapa disiplin ilmu tertentu, sementara artikel merupakan tulisan dengan topik menarik yang terjadi di masyarakat.
  • Artikel tertulis secara terpisah dari majalah, koran, atau juga buku.
  • Jurnal sifatnya adalah publikasi, sedangkan artikel merupakan sebuah karya sastra.
  • Penulisan jurnal peruntukannya adalah untuk keperluan akademis, sementara untuk artikel sifatnya adalah informatif.
  • Jurnal berisi beberapa ulasan buku, konten editorial, umpan balik, prestasi, hingga perkembangan zaman. Untuk artikel lebih banyak mencakup berita, cerita, fakta, informasi, pendapat, serta pengalaman penulis.

Selain artikel, ada juga karya tulis yang bernama makalah. Pengertian makalah adalah sebuah karya tulis ilmiah yang mengulas tentang bidang tertentu. Tujuan dari makalah yaitu mengelola informasi. Hampir sama dengan artikel, terdapat perbedaan artikel jurnal dan makalah sebagai berikut.

  • Jurnal berisi tentang kumpulan tulisan yang merupakan hasil dari sejumlah penelitian. Sementara makalah adalah karya tulis ilmiah tentang bidang tertentu.
  • Makalah bertujuan sebagai pengelola informasi, untuk jurnal bertujuan melakukan identifikasi penilaian serta pencatatan.
  • Makalah bermanfaat untuk mencari solusi dari sebuah permasalahan, sedangkan jurnal penggunaanya untuk mengetahui adanya perubahan suatu kejadian.

Akhir Kata

Ragam karya tulis memang cukup banyak. Salah satunya adalah tulisan dalam bentuk blog. Penulisan blog yang lebih ringan daripada penulisan artikel. Perbedaan jurnal artikel dan blog ini lebih kepada penulisan blog yang tidak terikat oleh ketentuan seperti halnya artikel atau makalah.

You might like

About the Author: Abdurokhim

Hanya suka menulis dan punya ketertarikan dalam dunia pendidikan, teknologi, bisnis dan desain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *